Dukung Bunda Jelita, TP PKK Surabaya Perkuat Pendampingan Keluarga Sejak Kehamilan

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi anak
Ilustrasi anak

i

NUSABARU - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) memperkuat pendampingan keluarga sejak masa kehamilan melalui inovasi Bunda Jelita (Bersama Urus Kelahiran dan Identitas Anak – Jejaring Lintas Layanan Kependudukan dan Kesehatan). 

Program ini menghubungkan pendampingan ibu hamil dengan layanan kesehatan dan administrasi kependudukan (adminduk), sehingga keluarga dapat mempersiapkan kebutuhan dokumen anak sebelum persalinan. Setelah bayi lahir, pengurusan akta kelahiran dapat terintegrasi dengan penerbitan Kartu Keluarga (KK), Kartu Identitas Anak (KIA), hingga kepesertaan BPJS Kesehatan.

Ketua TP PKK Kota Surabaya, Rini Indrayani, mengatakan keterlibatan kader menjadi penghubung penting antara program pemerintah dan kebutuhan masyarakat di lingkungan tempat tinggal. Menurutnya, pelayanan tidak cukup hanya tersedia, tetapi harus disertai pendampingan agar manfaatnya benar-benar dirasakan keluarga.

“Keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada teknologi dan sistem pelayanan, tetapi juga pada kekuatan kolaborasi dan pendampingan langsung kepada keluarga,” kata Bunda Rini, Kamis (15/10/2026).

Ia menjelaskan, peran tersebut dijalankan melalui kolaborasi TP PKK, Bunda PAUD, Tim Pendamping Keluarga (TPK), Kader Surabaya Hebat (KSH), serta unsur pelayanan kesehatan dan administrasi kependudukan. Para kader tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga membantu keluarga memahami tahapan yang perlu dipersiapkan menjelang kelahiran anak.

“Kader bukan hanya menyiapkan informasi, tetapi juga hadir untuk mendengarkan, mendampingi, dan membantu menghubungkan keluarga dengan layanan yang mereka butuhkan,” ujarnya.

Bunda Rini mencontohkan, sosialisasi program Bunda Jelita di Kecamatan Jambangan telah dilakukan secara rutin setiap bulan. Pendampingan kepada ibu hamil dan keluarga juga dimulai ketika usia kehamilan memasuki tujuh bulan, dengan melibatkan unsur pendamping dan kelompok kerja di lingkungan masyarakat.


“Ini adalah contoh nyata bahwa pemberdayaan masyarakat bisa menjadi jembatan antara program pemerintah dengan kebutuhan keluarga di lingkungan masing-masing,” tuturnya.

Menurut Bunda Rini, pendampingan sejak kehamilan juga menjadi kesempatan untuk membangun kesadaran keluarga mengenai pentingnya pemenuhan hak identitas anak. Persiapan tersebut tidak seharusnya menunggu hingga persalinan selesai, melainkan dapat dilakukan lebih awal melalui komunikasi antara keluarga, kader, fasilitas kesehatan, dan petugas pelayanan terkait.

“Setiap anak yang lahir ke dunia berhak mendapatkan awal kehidupan yang baik. Bukan hanya kasih sayang dan perhatian dari keluarga, tetapi juga hak atas identitas hukum,” katanya.

Ia menegaskan, keberhasilan pendampingan tidak semata-mata diukur dari jumlah dokumen yang berhasil diterbitkan. Lebih dari itu, keterlibatan kader diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat agar semakin memahami hak anak dan mempersiapkan kebutuhan keluarga sejak dini.

“Pelayanan yang baik bukan hanya pelayanan yang tersedia, tetapi pelayanan yang benar-benar bisa dijangkau, dipahami, dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya. (Red)

Berita Terbaru

Bank Jatim Perkuat Ekosistem Keuangan Syariah melalui Transaksi SiPA IDR di ISEF 2026

Bank Jatim Perkuat Ekosistem Keuangan Syariah melalui Transaksi SiPA IDR di ISEF 2026

Kamis, 22 Okt 2026 15:11 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 15:11 WIB

NUSABARU - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan ekosistem ekonomi dan keuangan…

Pastikan Keadilan untuk Korban, Polda Jatim Tegaskan Proses Hukum Kasus Penganiayaan Anak Berjalan Profesional

Pastikan Keadilan untuk Korban, Polda Jatim Tegaskan Proses Hukum Kasus Penganiayaan Anak Berjalan Profesional

Senin, 19 Okt 2026 16:28 WIB

Senin, 19 Okt 2026 16:28 WIB

NUSABARU – Direktorat Reserse Perempuan, Perlindungan Anak, dan Penyelundupan Orang (Ditres PPA dan PPO) Polda Jawa Timur memastikan penanganan perkara dugaan p…

Sidang Kasus Hibah Pokir DPRD Magetan, Tujuh Pejabat Pemkab Berikan Keterangan di Pengadilan 

Sidang Kasus Hibah Pokir DPRD Magetan, Tujuh Pejabat Pemkab Berikan Keterangan di Pengadilan 

Jumat, 16 Okt 2026 12:14 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 12:14 WIB

Tujuh saksi pejabat Pemkab Magetan memaparkan prosedur dan realisasi anggaran saat Pengadilan Tipikor…

OTT Dini Hari, DLH Surabaya Tindak Empat Pelanggar Pembuangan Sampah Sembarangan

OTT Dini Hari, DLH Surabaya Tindak Empat Pelanggar Pembuangan Sampah Sembarangan

Kamis, 15 Okt 2026 15:24 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 15:24 WIB

NUSABARU - Tim Yustisi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya menindak empat orang yang kedapatan membuang sampah sembarangan melalui Operasi Tangkap…

Bank Jatim Raih Tiga Penghargaan, Perkuat Kinerja Bisnis dan Kualitas Layanan

Bank Jatim Raih Tiga Penghargaan, Perkuat Kinerja Bisnis dan Kualitas Layanan

Rabu, 14 Okt 2026 17:27 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 17:27 WIB

NUSABARU - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) kembali menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan Bisnis Indonesia Financial Award (BIFA)…

Satpol PP Surabaya Segel Toko Miras yang Langgar Ketentuan Perizinan

Satpol PP Surabaya Segel Toko Miras yang Langgar Ketentuan Perizinan

Rabu, 14 Okt 2026 10:32 WIB

Rabu, 14 Okt 2026 10:32 WIB

NUSABARU - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Satpol PP Kota Surabaya terus menggencarkan pengawasan terhadap toko minuman beralkohol, yang tidak sesuai…