Lansia dan Penyandang Disabilitas dapat Bantuan Sosial Rp2,4 Juta, Begini Aturannya

author nusabaru.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi/pixabay.com
Ilustrasi/pixabay.com

i

pakrw.com - Kementerian Sosial (Kemensos) memberikan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat melalui Program Keluarga Harapan (PKH). Tahun ini, berbagai macam Bantuan Langsung Tunai (BLT) siap disalurkan.

Dikutip dari artikel economy.okezone.com dengan judul "BLT Lansia Rp2,4 Juta, Begini Kriteria Penerimanya". Direktur Jaminan Sosial Keluarga Kementerian Sosial (JSK) Rachmat Koesnadi mengatakan, Kementerian Sosial telah menyiapkan anggaran bantuan tunai yang masuk dalam program PKH termasuk bantuan untuk lansia dan penyandang disabilitas.

"Mereka juga dapat sesuai dalam data Kemensos untuk program PKH. Tapi yang boleh dapat itu hanya satu orang saja dalam satu keluarga untuk yang lanjut usia dan disabilitas berat," kata Rachmat, di Jakarta, Selasa (12/1/2021).

Ia merinci, BLT untuk lansia dan BLT penyandang disabilitas mendapat Rp. 600 ribu per tiga bulan. Jika ditotal selama setahun akan mencapai Rp 2.400.000.

"Itu masing-masing dapatnya Rp600 ribu dan disalurkan lewat bank himbara," jelasnya.

Sebagai informasi, pemerintah juga telah menyatakan akan melanjutkan Program Keluarga Harapan (PKH) bagi 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM). Setiap KPM yang memiliki kartu sembako akan mendapatkan bantuan uang tunai sebesar Rp 200 ribu.

Selain itu, PKH membuka akses keluarga miskin khususnya ibu hamil dan anak untuk memanfaatkan berbagai fasilitas pelayanan kesehatan (faskes) dan fasilitas pelayanan pendidikan (fasdik) yang tersedia di sekitar mereka.

Rachmat Koesnadi mengatakan, kondisi geografis mengakibatkan distribusi bansos tidak merata. Sehingga butuh waktu untuk bisa diterima oleh semua warga di seluruh negeri.

"Ini sisanya sudah sedang proses pencairan. Karena masalah geografis dan kesehatan serta pencegahan Covid-19," kata Rachmat saat dihubungi di Jakarta, Selasa (12/1/2021).

Ia mengatakan, PKH Bansos telah didistribusikan secara transparan dan terbuka. Pasalnya, jika prinsip tersebut tidak dilaksanakan maka akan mengakibatkan akuntabilitas yang tidak memadai.

Berita Terbaru

Riyono Caping : Bawang Putih Bisa Swasembada, Impor Untungkan Petani Asing 

Riyono Caping : Bawang Putih Bisa Swasembada, Impor Untungkan Petani Asing 

Jumat, 06 Feb 2026 11:19 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 11:19 WIB

NUSABARU - Bahan pokok bawang putih sampai saat ini masih di penuhi 96% dari impor, hanya 4% produksi dalam negeri. Kebutuhan setiap tahun sekitar 700 ribu ton…

LBH Ansor Jatim Soroti Kasus Kuota Haji: Hukum Harus Lebih Terang dari Cahaya

LBH Ansor Jatim Soroti Kasus Kuota Haji: Hukum Harus Lebih Terang dari Cahaya

Jumat, 23 Jan 2026 11:21 WIB

Jumat, 23 Jan 2026 11:21 WIB

NUSABARU – Polemik hukum yang menyeret mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut), terkait pembagian kuota haji 2024 terus memantik diskusi hangat d…

Pemkot Surabaya Targetkan Legalitas 5.250 UMKM Secara Gratis di 2026

Pemkot Surabaya Targetkan Legalitas 5.250 UMKM Secara Gratis di 2026

Selasa, 20 Jan 2026 16:21 WIB

Selasa, 20 Jan 2026 16:21 WIB

NUSABARU - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopumdag) terus berkomitmen untuk mendorong…

Masih SMP, Raihan Mampu Ubah Limbah Kulit Bawang Bernilai Ekonomi

Masih SMP, Raihan Mampu Ubah Limbah Kulit Bawang Bernilai Ekonomi

Senin, 19 Jan 2026 18:14 WIB

Senin, 19 Jan 2026 18:14 WIB

NUSABARU - Kepedulian terhadap lingkungan mendorong Raihan Jouzu Syamsudin, siswa SMP Negeri 57 Surabaya, berinovasi mengolah limbah kulit bawang putih menjadi…

LBH Ansor Jatim Nilai Diskresi Kebijakan Mantan Menag Gus Yaqut tak Harus Masuk Pidana

LBH Ansor Jatim Nilai Diskresi Kebijakan Mantan Menag Gus Yaqut tak Harus Masuk Pidana

Selasa, 13 Jan 2026 17:03 WIB

Selasa, 13 Jan 2026 17:03 WIB

Kewenangan administratif yang bersumber langsung dari undang-undang, bukan diskresi bebas yang dapat dikriminalisas…

Ideks Satu Data Indonesia (SDI) Jawa Timur 2025 Melonjak Signifikan

Ideks Satu Data Indonesia (SDI) Jawa Timur 2025 Melonjak Signifikan

Selasa, 13 Jan 2026 16:55 WIB

Selasa, 13 Jan 2026 16:55 WIB

NUSABARU - Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Berdasarkan hasil Evaluasi Penyelenggaraan Satu Data…