Satu Data Surabaya Berbasis NIK Buktikan Dampak Nyata, Kemiskinan hingga Pengangguran Turun

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

i

NUSABARU - Komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membangun sistem pemerintahan berbasis data melalui pemanfaatan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Identitas Kependudukan Digital (IKD) membuahkan hasil nyata. Melalui kebijakan One Data, One Map, One Policy, Pemkot Surabaya mampu meningkatkan ketepatan sasaran berbagai program pelayanan publik dan perlindungan sosial, yang berdampak pada membaiknya sejumlah indikator pembangunan daerah.

Komitmen tersebut mendapat apresiasi dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Dukcapil 2026 sekaligus merilis Data Kependudukan Semester I Tahun 2026 di Jakarta, Senin (3/8/2026).

Mendagri Tito mengatakan, data kependudukan merupakan fondasi utama dalam mewujudkan pemerintahan digital (e-Government) sekaligus Program Satu Data Indonesia. Menurutnya, data yang akurat menjadi kunci agar pelayanan publik dan berbagai program pemerintah dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

"Data yang terlengkap penduduk Indonesia itu adanya di Dukcapil. Lebih kurang 297 juta penduduk Indonesia, itu terdata di Dukcapil mendekati 99 persen," ujar Mendagri Tito.

Ia menjelaskan, pemerintah saat ini tengah mengintegrasikan berbagai layanan publik dengan menjadikan data Dukcapil sebagai basis utama. Melalui sistem tersebut, masyarakat nantinya dapat mengakses layanan pendidikan, kesehatan, administrasi kependudukan hingga bantuan sosial (bansos) secara digital tanpa harus datang ke kantor pelayanan.

"Ke depan kita mau lebih maju lagi. Orangnya enggak usah datang, tapi menggunakan digitalisasi, masuk ke dalam aplikasi," katanya.

Mendagri Tito menilai implementasi digitalisasi perlindungan sosial di sejumlah daerah telah menunjukkan hasil positif. Salah satu daerah yang dinilai berhasil mempercepat pembaruan data sekaligus meningkatkan akurasi penyaluran bansos adalah Surabaya. "Salah satunya di Surabaya, tempatnya Pak Eri (Eri Cahyadi). Ini salah satu model yang terbagus tempat Pak Eri," imbuhnya.

Sementara itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, Pemkot Surabaya menjadikan NIK dan IKD sebagai dasar seluruh proses pengambilan kebijakan melalui konsep One Data, One Map, One Policy. Menurutnya, data kependudukan yang akurat merupakan syarat utama agar setiap kebijakan pemerintah benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

"Dari data itu kita bisa lihat, kita akan memberikan beasiswa kepada berapa orang, kita mau menyelesaikan kemiskinan berapa orang, maka kita akan bisa tahu semuanya," ujar Wali Kota Eri.

Ia menjelaskan, sistem tersebut memungkinkan Pemkot Surabaya memetakan kondisi masyarakat hingga tingkat rumah tangga. Melalui data tersebut, pemkot dapat mengetahui jumlah anggota keluarga, usia produktif, status pekerjaan, hingga kebutuhan intervensi.

"Data inilah yang saya katakan memegang peranan penting untuk menentukan langkah pengambil kebijakan kita mengeluarkan anggaran dari pemerintah daerah," jelasnya.

Untuk menjaga akurasi data, Pemkot Surabaya juga mengoptimalkan aplikasi Check In Warga yang didukung 29.000 Kader Surabaya Hebat (KSH) serta program satu ASN satu RW. Sistem ini memastikan data kependudukan selalu diperbarui secara berkala hingga tingkat lingkungan terkecil.

"Cek In Warga ini untuk memastikan bahwa setiap bulan, data di RW itu sama dengan data kami (pemerintah kota). Nah, siapa yang bergerak, KSH tadi dengan 1 ASN, 1 RW," paparnya.

Pemanfaatan data berbasis NIK dan IKD tersebut berdampak langsung terhadap capaian pembangunan Kota Surabaya. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 2025, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 85,65.

Angka kemiskinan turun menjadi 3,56 persen, tingkat pengangguran terbuka menurun menjadi 4,84 persen, pertumbuhan ekonomi mencapai 5,87 persen, sedangkan gini ratio membaik menjadi 0,369. Di sektor kesehatan, angka kematian ibu, angka kematian bayi, serta prevalensi stunting juga terus mengalami penurunan.

Wali Kota Eri menegaskan, berbagai capaian tersebut merupakan hasil dari kebijakan pembangunan yang disusun berdasarkan data kependudukan yang akurat. "Capaian pembangunan ini tidak akan pernah tercapai tanpa punya NIK dan IKD yang luar biasa," pungkasnya. (Red)

Berita Terbaru

Bank Jatim Perkuat Sinergi dengan DPD REI Jawa Timur, Percepat Penyaluran Kredit Perumahan

Bank Jatim Perkuat Sinergi dengan DPD REI Jawa Timur, Percepat Penyaluran Kredit Perumahan

Senin, 12 Okt 2026 12:39 WIB

Senin, 12 Okt 2026 12:39 WIB

NUSABARU - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pengembang perumahan sekaligus penyedia…

Bank Jatim Resmi Buka Kantor Cabang Balikpapan, Perkuat Kolaborasi Ekonomi Jawa Timur dan Kalimantan Timur

Bank Jatim Resmi Buka Kantor Cabang Balikpapan, Perkuat Kolaborasi Ekonomi Jawa Timur dan Kalimantan Timur

Sabtu, 10 Okt 2026 17:58 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 17:58 WIB

NUSABARU — PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) resmi membuka Kantor Cabang Balikpapan pada Jumat (9/10).  Peresmian ini menjadi momentum pe…

500 Kuota Pertama Undangan Upacara Hari Jadi ke-81 Jatim Ludes dalam 31 Detik

500 Kuota Pertama Undangan Upacara Hari Jadi ke-81 Jatim Ludes dalam 31 Detik

Jumat, 09 Okt 2026 14:05 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 14:05 WIB

NUSABARU – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat untuk mengikuti Upacara Peringatan Hari Jadi ke-81 P…

Antisipasi Ledakan hingga Kebakaran, Pemkot Surabaya Edukasi Masyarakat Kenali Tanda Kebocoran Gas LPG

Antisipasi Ledakan hingga Kebakaran, Pemkot Surabaya Edukasi Masyarakat Kenali Tanda Kebocoran Gas LPG

Kamis, 08 Okt 2026 15:39 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 15:39 WIB

NUSABARU - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengintensifkan edukasi kepada masyarakat terkait penanganan dan pengenalan tanda-tanda kebocoran gas LPG.…

Wali Kota Eri Ungkap Alasan Ganti 13 Kepala Dinas Surabaya dalam Satu Tahun

Wali Kota Eri Ungkap Alasan Ganti 13 Kepala Dinas Surabaya dalam Satu Tahun

Kamis, 08 Okt 2026 10:40 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 10:40 WIB

NUSABARU - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengungkap alasan pergantian 13 kepala perangkat daerah (PD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam…

Dishub Surabaya Gerak Cepat Tindak Aduan Pengemudi Wirawiri, Sanksi SP-2 Dijatuhkan

Dishub Surabaya Gerak Cepat Tindak Aduan Pengemudi Wirawiri, Sanksi SP-2 Dijatuhkan

Rabu, 07 Okt 2026 18:10 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 18:10 WIB

NUSABARU - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan pelanggaran lalu lintas yang dilakukan…