Napak Tilas Isyaroh Pendirian NU, Ikhtiar Spiritual Hidupkan Kembali Ruh Perjuangan

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Napak tilas pendirian NU. (Istimewa)
Napak tilas pendirian NU. (Istimewa)

i

NUSABARU – Dalam rangka memperingati satu abad berdirinya Nahdlatul Ulama (NU), Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil Bangkalan menggelar kegiatan Napak Tilas Isyaroh Pendirian NU, Minggu (4/1/2026). 

Kegiatan yang diikuti sekitar 1.000 peserta ini menjadi momentum refleksi spiritual sekaligus peneguhan kembali nilai-nilai perjuangan para muassis Nahdlatul Ulama.

Kegiatan napak tilas tersebut dilepas oleh KH Yahya Cholil Staquf, serta dihadiri para ulama, kiai pesantren, dan tokoh Nahdliyin dari berbagai daerah. Acara pelepasan juga diisi sambutan oleh KH Mohammad Nasih Aschal, selaku perwakilan Keluarga Dzurriyah Syaichona Moh. Cholil.

Dalam sambutannya, KH Mohammad Nasih Aschal menegaskan bahwa napak tilas ini tidak sekadar dimaknai sebagai perjalanan fisik, melainkan sebagai ikhtiar spiritual untuk menghidupkan kembali ruh perjuangan dan tujuan utama para pendiri Nahdlatul Ulama.

“Hari ini kita ingin mengulang sejarah pendirian Jam’iyah NU yang dimulai dari tempat ini. Melalui isyaroh tongkat dan tasbih, kita mengokohkan kembali tujuan para muassis. Ini bukan sekadar simbol, melainkan panduan dan komando agar bangsa ini selamat,” ujar KH Nasih Aschal—yang akrab disapa Lora Nasih—di hadapan ribuan peserta dan para ulama.

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk meneladani sosok Syaichona Moh. Cholil, Pahlawan Nasional yang dikenal sebagai ulama besar dengan pemikiran kebangsaan yang kuat. Menurutnya, nilai keislaman dan nasionalisme telah menjadi satu kesatuan yang diwariskan para ulama pendiri NU kepada generasi penerus.

“Cinta tanah air adalah bagian dari iman. Kami sebagai dzurriyah sangat mengharapkan doa para alim ulama agar mampu meneruskan amanah dan perjuangan beliau,” imbuh KH Mohammad Nasih Aschal, yang juga menjabat Ketua Umum Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil Bangkalan sekaligus Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur.

Napak tilas ini menempuh rute panjang yang sarat makna perjuangan lahir dan batin. Etape pertama, para peserta berjalan kaki sejauh kurang lebih 30 kilometer dari Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil Bangkalan menuju Pelabuhan Kamal. Etape kedua, peserta menyeberang laut dan melanjutkan perjalanan darat menuju Stasiun Jombang.

 Etape ketiga, perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki dari Stasiun Jombang hingga titik akhir di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang.

Puncak prosesi ditandai dengan penyerahan replika tongkat dan tasbih Syaichona Moh. Cholil. Replika tersebut diserahkan oleh RKH Fakhruddin Aschal (Pengasuh Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil) kepada KHR Achmad Azaim Ibrahimi (Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo), untuk kemudian diserahkan kepada KH Abdul Hakim selaku Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng.

Prosesi tersebut merefleksikan peristiwa bersejarah ketika Syaichona Moh. Cholil mengirimkan isyaroh berupa tongkat dan tasbih kepada KH Hasyim Asy’ari melalui KHR As’ad Syamsul Arifin, yang kemudian menjadi salah satu tonggak penting berdirinya Nahdlatul Ulama pada tahun 1926.

Di akhir sambutannya, KH Mohammad Nasih Aschal menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh peserta atas keterbatasan fasilitas selama kegiatan berlangsung. Ia berharap setiap langkah peserta napak tilas menjadi amal ibadah dan wasilah turunnya keberkahan.

“Semoga semua langkah dalam napak tilas ini kelak dikumpulkan bersama para muassis Nahdlatul Ulama di hari akhir nanti,” pungkasnya.

Kegiatan Napak Tilas Isyaroh Pendirian NU ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan 1 Abad Nahdlatul Ulama, sekaligus penegasan peran NU sebagai penjaga nilai keislaman, kebangsaan, dan kemanusiaan di Indonesia.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Komite Dzurriyah Muassis Nahdlatul Ulama, yang terdiri dari tiga pesantren, yakni Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil Bangkalan, Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, dan Pondok Pesantren Tebuireng Jombang. (Red)

Berita Terbaru

RW 1 Pucang Sewu Terapkan Larangan Parkir, Praktik Baik yang Bisa Diadopsi Kampung Lain

RW 1 Pucang Sewu Terapkan Larangan Parkir, Praktik Baik yang Bisa Diadopsi Kampung Lain

Rabu, 19 Agu 2026 18:46 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 18:46 WIB

NUSABARU - RW 1 Kelurahan Pucang Sewu, Kecamatan Gubeng, Kota Surabaya, menerapkan aturan larangan parkir kendaraan di jalan lingkungan. Kebijakan yang mulai…

Isa Iskandar Kembali Jabat Ketua SMSI Kota Surabaya Periode 2026-2029

Isa Iskandar Kembali Jabat Ketua SMSI Kota Surabaya Periode 2026-2029

Rabu, 19 Agu 2026 16:39 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 16:39 WIB

NUSABARU - Dalam Musyawarah Daerah (Musda) yang digelar di Horison Arcadia Heritage Rajawali Surabaya, pada Rabu (19/08/2026), Iskandar Pribowo kembali…

Semangat Fly Higher Warnai HUT Ke-65 Bank Jatim, Perkuat Langkah Menuju Transformasi Berkelanjutan

Semangat Fly Higher Warnai HUT Ke-65 Bank Jatim, Perkuat Langkah Menuju Transformasi Berkelanjutan

Rabu, 19 Agu 2026 10:39 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 10:39 WIB

NUSABARU - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 dengan rangkaian kegiatan yang dilaksanakan secara…

Siapkan Wilayah Anda, Lomba Kampung Pancasila Siap Digelar September 2026

Siapkan Wilayah Anda, Lomba Kampung Pancasila Siap Digelar September 2026

Selasa, 18 Agu 2026 20:31 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 20:31 WIB

NUSABARU - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersiap menggelar Lomba Kampung Pancasila mulai September hingga Desember 2026. Kompetisi ini akan melibatkan…

Bank Jatim Perkuat Sinergi dengan Dinas Pendidikan melalui PKS Layanan Jasa Perbankan

Bank Jatim Perkuat Sinergi dengan Dinas Pendidikan melalui PKS Layanan Jasa Perbankan

Selasa, 18 Agu 2026 11:31 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 11:31 WIB

NUSABARU - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) resmi memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui penandatanganan…

Gempa M7,7 Guncang NTT, Gubernur Pastikan Jawa Timur Hadir dengan Dukungan Kemanusiaan

Gempa M7,7 Guncang NTT, Gubernur Pastikan Jawa Timur Hadir dengan Dukungan Kemanusiaan

Senin, 17 Agu 2026 14:54 WIB

Senin, 17 Agu 2026 14:54 WIB

NUSABARU – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan duka cita mendalam atas gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara T…