Jatim Terbanyak Lolos SNBP 7 Tahun Berturut-turut, Seleksi SNBP 2026

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Grafik siswa penerima snbp di di seluruh Indonesia
Grafik siswa penerima snbp di di seluruh Indonesia

i

NUSABARU – Jawa Timur kembali mencatatkan prestasi membanggakan di bidang pendidikan. Sebanyak 29.406 murid asal Jawa Timur dinyatakan lolos ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tahun 2026.

Berdasarkan pengumuman resmi data SNBP 2026 di snpmb.id yang dirilis Selasa (31/3), sebanyak 29.406 siswa asal Jawa Timur diterima dari total 108.122 pendaftar. Posisi kedua ditempati Jawa Barat dengan 18.365 siswa diterima dari 130.373 pendaftar, disusul Jawa Tengah dengan 16.326 siswa diterima dari 99.825 pendaftar.

Selanjutnya, Sumatera Utara berada di posisi keempat dengan 13.136 siswa diterima dari 57.270 pendaftar, serta Aceh di posisi kelima dengan 8.589 siswa diterima dari 20.442 pendaftar.

Capaian tersebut menempatkan Jawa Timur sebagai provinsi dengan jumlah siswa terbanyak diterima PTN jalur SNBP secara nasional, sekaligus mempertahankan posisi tersebut selama tujuh tahun berturut-turut terhitung sejak tahun 2019 hingga 2026.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan bahwa capaian ini merupakan indikator kuat meningkatnya kualitas sumber daya manusia (SDM) di Jatim serta bukti keberhasilan berbagai program peningkatan mutu pendidikan yang terus diupayakan.

“Alhamdulillah, Jatim Terbanyak Lolos SNBP 7 Tahun Berturut-turut. Ini adalah kabar yang sangat membanggakan dan harus kita syukuri. Kita dianugerahi anak-anak hebat di Jatim. Capaian ini tidak hanya mencerminkan prestasi siswa, tetapi juga menunjukkan upaya peningkatan kualitas pendidikan yang kita lakukan berjalan pada jalur yang tepat,” ujar Khofifah.

Gubernur Khofifah menjelaskan, jumlah pendaftar SNBP dari Jawa Timur mencapai 108.122 siswa, dengan tingkat penerimaan sebesar 27,20 persen. Alhamdulillah Jawa Timur  secara jumlah absolut tetap menjadi yang tertinggi secara nasional.

“Alhamdulillah, Jawa Timur konsisten menjadi yang tertinggi tingkat kediterimaan melalui SNBP. Ini menunjukkan daya saing siswa kita sangat kuat di tingkat nasional,” imbuhnya.

Hal ini, lanjut Khofifah, juga menjadi penegas bagi Jawa Timur sebagai barometer pendidikan. Khofifah menilai, SNBP menjadi motivasi bagi siswa untuk terus meningkatkan prestasi akademik. Ia juga menyebut strategi pemetaan yang dilakukan sekolah terbukti efektif dalam meningkatkan peluang kelulusan dalam SNBP.

“Pemetaan yang dilakukan sekolah mampu memberikan gambaran peluang, tingkat keketatan program studi, hingga perangkingan siswa. Ini menjadi kunci peningkatan penerimaan setiap tahun,” katanya.

Karena itu, Gubernur Khofifah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para siswa dan guru atas capaian tersebut. Tak lupa, ia juga berterima kasih kepada para wali murid yang ikut mendukung prestasi anak-anaknya.

“Terima kasih atas hasil belajar yang tekun para murid dan bimbingan para guru yang telah mempertahankan prestasi sehingga Jawa Timur kembali menjadi yang tertinggi dalam SNBP 2026 tujuh tahun berturut-turut,” ujarnya.

"Dan kepada anak-anakku yang Alhamdulillah bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi favorit, ini adalah awal dari perjalanan kalian. Jadilah generasi yang tidak hanya cerdas akademik, tetapi juga memiliki keseimbangan karakter kuat. Raih semua cita-cita kalian, lalu kembali dan berikan kontribusi nyata bagi masyarakat," imbuhnya.

Tak hanya unggul dalam SNBP, Jawa Timur juga menjadi provinsi terbanyak secara nasional yang lolos dengan pelamar Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K). Sebanyak 40.213 murid Jawa Timur pemegang KIP-K mendaftar SNBP, dan 8.915 diantaranya dinyatakan diterima.

Di bawahnya, Sumatera Utara mencatat 6.275 siswa diterima dari 24.030 pendaftar, Jawa Barat 5.572 siswa dari 39.559 pendaftar, Aceh 5.139 siswa dari 11.274 pendaftar, dan Jawa Tengah 4.778 siswa dari 35.089 pendaftar.

"Ini tentu kabar baik bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera. Karena ini mengecilkan gap yang ada dalam akses pendidikan tinggi. Kami ingin memastikan bahwa tidak ada anak di Jawa Timur yang putus sekolah karena alasan ekonomi. Program KIP-K adalah salah satu instrumen penting untuk itu," tegasnya.

Terkait jalur KIP-K, Khofifah menegaskan komitmen pemerintah dalam memberikan akses pendidikan tinggi yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Melalui KIP-K, siswa dari keluarga kurang mampu tetap bisa melanjutkan pendidikan tinggi dengan nyaman tanpa terbebani biaya,” jelasnya.

Gubernur Khofifah menambahkan, program tersebut membuka peluang lebih luas bagi siswa untuk mewujudkan cita-cita mereka. Sebab, jalur KIP-K memberikan kesempatan murid-murid dari kurang mampu yang memiliki talenta luar biasa dari berbagai prestasi yang dimiliki.

"Dengan keterbatasan, mereka ingin melanjutkan ke perguruan tinggi dengan harapan kedepan bisa meningkatkan kesejahteraan diri dan keluarganya,"ucap Gubernur. 

Gubernur Khofifah berharap, banyaknya penerimaan KIP-K ini akan mendorong pemerataan pembangunan SDM di Jawa Timur. Sehingga, anak-anak bahkan dari daerah pesisir dan pelosok bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Kepada mereka yang belum lulus SNBP, Gubernur Khofifah meminta untuk tidak berkecil hati dan tetap mengusahakan PTN impian masing-masing. Pasalnya, masih ada penerimaan mahasiswa baru jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) dan jalur mandiri. 

"Kalian adalah masa depan Jatim yang akan mewarisi tingkat estafet kepemimpinan ini. Teruslah berjuang. Insya Allah, kami akan terus mendampingi dan memberikan yang terbaik bagi putra-putri terbaik Jawa Timur," pungkasnya. (Red)

Berita Terbaru

Komisi A DPRD Surabaya Minta Pemkot Lakukan Pemutakhiran Data Kependudukan

Komisi A DPRD Surabaya Minta Pemkot Lakukan Pemutakhiran Data Kependudukan

Senin, 12 Okt 2026 20:05 WIB

Senin, 12 Okt 2026 20:05 WIB

NUSABARU - Komisi A DPRD Kota Surabaya menyoroti akurasi data kependudukan dan kesiapan pelayanan administrasi kependudukan menyusul kebijakan penempatan…

Pemkot Surabaya Tertibkan Aset di Jalan Nambangan, Bangunan Tanpa Dasar Hukum Ditindak

Pemkot Surabaya Tertibkan Aset di Jalan Nambangan, Bangunan Tanpa Dasar Hukum Ditindak

Senin, 12 Okt 2026 12:43 WIB

Senin, 12 Okt 2026 12:43 WIB

NUSABARU - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD)…

Bank Jatim Perkuat Sinergi dengan DPD REI Jawa Timur, Percepat Penyaluran Kredit Perumahan

Bank Jatim Perkuat Sinergi dengan DPD REI Jawa Timur, Percepat Penyaluran Kredit Perumahan

Senin, 12 Okt 2026 12:39 WIB

Senin, 12 Okt 2026 12:39 WIB

NUSABARU - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pengembang perumahan sekaligus penyedia…

Dukung Digitalisasi Pasar Keputran, BRI Regional Office Surabaya Hadirkan Fasilitas WiFi untuk Permudah Transaksi QRIS

Dukung Digitalisasi Pasar Keputran, BRI Regional Office Surabaya Hadirkan Fasilitas WiFi untuk Permudah Transaksi QRIS

Sabtu, 10 Okt 2026 22:55 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 22:55 WIB

NUSABARU – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Regional Office Surabaya terus memperkuat komitmennya dalam mendukung transformasi digital sektor …

Pemkot Surabaya Segel 64 Unit Rusunawa Tanah Merah, Penghuni Diminta Tertib

Pemkot Surabaya Segel 64 Unit Rusunawa Tanah Merah, Penghuni Diminta Tertib

Sabtu, 10 Okt 2026 18:04 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 18:04 WIB

NUSABARU - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyegel 64 unit Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Tanah Merah II Blok A, Rabu (7/10/2026). Penertiban ini…

Bank Jatim Resmi Buka Kantor Cabang Balikpapan, Perkuat Kolaborasi Ekonomi Jawa Timur dan Kalimantan Timur

Bank Jatim Resmi Buka Kantor Cabang Balikpapan, Perkuat Kolaborasi Ekonomi Jawa Timur dan Kalimantan Timur

Sabtu, 10 Okt 2026 17:58 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 17:58 WIB

NUSABARU — PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) resmi membuka Kantor Cabang Balikpapan pada Jumat (9/10).  Peresmian ini menjadi momentum pe…