Perang Iran dan Amerika Sudah Diprediksi Cak Nun 14 Tahun Lalu

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Budayawan Emha Ainun Najib (Google)
Budayawan Emha Ainun Najib (Google)

i

NUSABARU - Bertepatan dengan pertengahan Ramadan tahun 2026 ini dunia dikejutkan dengan perang antara Iran melawan Amerika yang bersekutu dengan Israel.

Banyak pihak menyebut bahwa peperangan ini bisa berdampak parah. Bukan hanya kerusakan dari segi materi saja tapi juga membawa dampak ekonomi global.

Ini mengingat Iran adalah salah satu Negara pemasok minyak besar di dunia dan juga menguasai selat Hormuz yang merupakan salah satu jalur kapal dagang paling ramai di dunia.

Amerika dan Israel lebih dahulu menyerang ibu kota Iran, Teheran pada Sabtu (29/2/2026). Serangan rudal menyasar ke sejumlah kediaman penting para pejabat di Iran. Namun belum diketahui pasti berapa jumlah korban akibat serangan tersebut.

Tak tinggal diam, Iran juga melakukan serangan balasan. Rudal diluncurkan ke Israel serta sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat yang ada di kawasan Timur-Tengah.

Ternyata perang antara Iran melawan Amerika serta Israel ini telah diprediksi lama oleh Budayawan Emha Ainun Najib pada tahun 2012 silam atau 14 tahun lalu. Ketika itu dia mengisi kajian Jamaah Maiyah di Klaten, Jawa Tengah.

Cak Nun sapaan akrabnya juga secara terang-terangan menyebut sejumlah Negara Timur-Tengah seperti Arab Saudi justru akan membela Israel.

"Pertanyaannya, Indonesia bela siapa?" tanya Cak Nun kepada para jama'ahnya.

Menurut Cak Nun kembali seperti biasa masyarakat Indonesia akan terbelah. Ada yang membela Iran dan sebaliknya juga pro kepada Amerika dan Israel. "Atau yang gak ngapa-ngapain karena gak paham," imbuhnya. (Red)

Berita Terbaru

RW 1 Pucang Sewu Terapkan Larangan Parkir, Praktik Baik yang Bisa Diadopsi Kampung Lain

RW 1 Pucang Sewu Terapkan Larangan Parkir, Praktik Baik yang Bisa Diadopsi Kampung Lain

Rabu, 19 Agu 2026 18:46 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 18:46 WIB

NUSABARU - RW 1 Kelurahan Pucang Sewu, Kecamatan Gubeng, Kota Surabaya, menerapkan aturan larangan parkir kendaraan di jalan lingkungan. Kebijakan yang mulai…

Isa Iskandar Kembali Jabat Ketua SMSI Kota Surabaya Periode 2026-2029

Isa Iskandar Kembali Jabat Ketua SMSI Kota Surabaya Periode 2026-2029

Rabu, 19 Agu 2026 16:39 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 16:39 WIB

NUSABARU - Dalam Musyawarah Daerah (Musda) yang digelar di Horison Arcadia Heritage Rajawali Surabaya, pada Rabu (19/08/2026), Iskandar Pribowo kembali…

Semangat Fly Higher Warnai HUT Ke-65 Bank Jatim, Perkuat Langkah Menuju Transformasi Berkelanjutan

Semangat Fly Higher Warnai HUT Ke-65 Bank Jatim, Perkuat Langkah Menuju Transformasi Berkelanjutan

Rabu, 19 Agu 2026 10:39 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 10:39 WIB

NUSABARU - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 dengan rangkaian kegiatan yang dilaksanakan secara…

Siapkan Wilayah Anda, Lomba Kampung Pancasila Siap Digelar September 2026

Siapkan Wilayah Anda, Lomba Kampung Pancasila Siap Digelar September 2026

Selasa, 18 Agu 2026 20:31 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 20:31 WIB

NUSABARU - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersiap menggelar Lomba Kampung Pancasila mulai September hingga Desember 2026. Kompetisi ini akan melibatkan…

Bank Jatim Perkuat Sinergi dengan Dinas Pendidikan melalui PKS Layanan Jasa Perbankan

Bank Jatim Perkuat Sinergi dengan Dinas Pendidikan melalui PKS Layanan Jasa Perbankan

Selasa, 18 Agu 2026 11:31 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 11:31 WIB

NUSABARU - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) resmi memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui penandatanganan…

Gempa M7,7 Guncang NTT, Gubernur Pastikan Jawa Timur Hadir dengan Dukungan Kemanusiaan

Gempa M7,7 Guncang NTT, Gubernur Pastikan Jawa Timur Hadir dengan Dukungan Kemanusiaan

Senin, 17 Agu 2026 14:54 WIB

Senin, 17 Agu 2026 14:54 WIB

NUSABARU – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan duka cita mendalam atas gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara T…