Gelar Diskusi Publik Bersama Kepala Daerah se-Jatim, Khofifah Ajak Mitigasi Sosial Ekonomi Dampak Perang

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gubernur Khofifah gelar diskusi bersama kepala daerah se-Jawa Timur
Gubernur Khofifah gelar diskusi bersama kepala daerah se-Jawa Timur

i

NUSABARU – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggelar diskusi publik bersama Bupati dan Wali Kota se-Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (25/3). 

Diskusi yang mengambil tema "Mitigasi dan Solusi Dampak Sosial Ekonomi bagi Jawa Timur Akibat Ketegangan Geopolitik antara Amerika-Israel dengan Iran" ini sekaligus menjadi momentum halal bihalal dalam suasana Idulfitri 1447 Hijriah.

Forum ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan pemerintah kabupaten/kota dalam merumuskan kebijakan yang terintegrasi, adaptif, dan responsif terhadap perkembangan global, khususnya ketegangan geopolitik yang berpotensi memengaruhi sektor energi, pangan, dan logistik.

Diskusi yang dipandu langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, menghadirkan narasumber dari kalangan teknokrat maupun akademisi, di antaranya Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso (secara daring), Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur Ibrahim, serta Dosen Ekonomi Pembangunan Universitas Airlangga Gigih Prihantoro. 

Gubernur Khofifah menegaskan bahwa dinamika geopolitik global berpotensi menimbulkan gangguan rantai pasok, fluktuasi harga energi, serta tekanan inflasi yang perlu diantisipasi secara kolektif.

“Kita memahami bahwa dinamika geopolitik global berpotensi memberikan dampak luas terhadap sektor energi, pangan, dan logistik. Ini menjadi risiko nyata yang harus kita antisipasi bersama,” ujarnya.

Kendati demikian, Khofifah menekankan bahwa tantangan global harus dijawab dengan penguatan ketahanan sekaligus peningkatan kapasitas adaptasi daerah.

“Tantangan hari ini bukan hanya soal bertahan, tetapi bagaimana menjadikan Jawa Timur sebagai daerah yang resilien, adaptif, dan mampu menangkap peluang di tengah dinamika global,” tegasnya.

Sebagai salah satu motor penggerak ekonomi nasional, Jawa Timur memiliki peran strategis dengan kontribusi sebesar 25,29 persen terhadap ekonomi Pulau Jawa dan 14,40 persen terhadap nasional. 

Pada tahun 2025, PDRB Jawa Timur tercatat mencapai Rp3.403,17 triliun dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,33 persen, didukung oleh sekitar 23,8 juta penduduk bekerja.

Kinerja investasi Jawa Timur juga menunjukkan tren positif dengan kontribusi sebesar 7,5 persen terhadap nasional dan menempati posisi ketiga secara nasional. 

Pada triwulan IV 2025, investasi Jawa Timur tumbuh 31,6 persen secara kuartalan dan meningkat 11,4 persen secara tahunan, mencerminkan kepercayaan investor yang tetap kuat.

Di sektor logistik, Jawa Timur berperan sebagai simpul distribusi nasional. Pelabuhan Tanjung Perak melayani 24 dari 41 rute tol laut dan menyuplai hampir 80 persen logistik ke 19 provinsi di kawasan Indonesia Timur, didukung oleh 7 bandara, 37 pelabuhan, dan 12 ruas jalan tol.

Jawa Timur juga merupakan lumbung pangan nasional dengan produksi padi dan beras tertinggi di Indonesia. Cadangan beras pemerintah di wilayah ini tercatat mencapai 825,36 ton, tertinggi secara nasional, serta didukung oleh populasi ternak terbesar di Indonesia.

“Maka menjaga ketahanan pangan bukan lagi pilihan, melainkan keharusan strategis. Jawa Timur harus menjadi daerah yang tidak hanya tahan terhadap krisis pangan, tetapi juga menjadi penopang ketahanan pangan nasional,” kata Khofifah.

Untuk memperkuat ketahanan tersebut, Pemprov Jawa Timur terus mengembangkan ekosistem pangan dari hulu hingga hilir melalui peningkatan produksi, optimalisasi lahan, percepatan penyaluran pupuk bersubsidi, serta penguatan distribusi melalui program Jatim Agro-Hub.

Stabilisasi harga dilakukan melalui operasi pasar dan pasar murah di 38 kabupaten/kota, serta optimalisasi Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) guna menjaga pasokan dan keterjangkauan harga.

Di sektor energi, Gubernur Khofifah memastikan bahwa ketersediaan BBM dan LPG di Jawa Timur dalam kondisi aman dan terkendali, termasuk selama momentum Lebaran 2026. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa volatilitas harga energi global tetap menjadi tantangan ke depan.

Sebagai langkah strategis jangka panjang, Pemprov Jawa Timur terus mempercepat pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT). Hingga saat ini, kapasitas EBT di Jawa Timur telah mencapai 709,13 MW yang berasal dari berbagai sumber, seperti tenaga surya, air, biomassa, hingga pengolahan sampah menjadi energi.

Selain itu, kebijakan efisiensi energi dan belanja daerah juga terus dioptimalkan sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025, melalui penerapan Work From Home (WFH), efisiensi perjalanan dinas, serta optimalisasi rapat daring.

Dalam menjaga ketahanan ekonomi masyarakat, Pemprov Jawa Timur juga memperkuat dukungan terhadap UMKM melalui kebijakan relaksasi dan restrukturisasi kredit, guna menjaga keberlangsungan usaha di tengah tekanan biaya produksi.

Sementara itu, perlindungan sosial bagi kelompok rentan terus diperkuat melalui berbagai program, antara lain PKH Plus, bantuan bagi penyandang disabilitas, bantuan langsung tunai bagi buruh, serta dukungan permodalan bagi masyarakat miskin dan rentan.

“Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak melakukan _panic buying_. Pemerintah menjamin ketersediaan stok dan harga BBM subsidi tetap terkendali,” imbuhnya.

Khofifah pun menegaskan bahwa kunci menghadapi tantangan global ini adalah sinergi dan gotong royong seluruh pemangku kepentingan.

“Saya meyakini dengan sinergi yang kuat, Jawa Timur tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga dapat mengambil peluang untuk memperkuat kemandirian ekonomi daerah,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI Susiwijono Moegiarso menyampaikan bahwa dinamika global berdampak pada seluruh negara, termasuk Indonesia. Namun, struktur ekonomi nasional yang ditopang konsumsi domestik membuat dampaknya relatif lebih terkendali, khususnya di Jawa Timur.

Ia menegaskan bahwa dominasi konsumsi rumah tangga dalam struktur Produk Domestik Bruto (PDB) menjadi faktor penting yang menjaga resiliensi ekonomi daerah, meskipun sejumlah sektor unggulan tetap berpotensi terdampak lebih cepat.

Selain itu, ia menyoroti tantangan _longstanding structural distortion_ (LSD) yang telah berlangsung hampir satu dekade dan menjadi kendala dalam menarik investasi, serta dilema kebijakan efisiensi yang berpotensi menekan pertumbuhan ekonomi. 

Terkait Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau (DBHCHT), pemerintah pusat juga membuka ruang dialog untuk mencari solusi yang lebih adil dan proporsional.

“Dengan struktur ekonomi yang ditopang konsumsi domestik, kita masih cukup resilien. Namun sektor unggulan bisa terdampak lebih cepat, LSD juga masih menjadi tantangan, dan untuk DBHCHT kami terbuka berdiskusi mencari solusi yang lebih proporsional,” pungkasnya. (Red)

Berita Terbaru

RW 1 Pucang Sewu Terapkan Larangan Parkir, Praktik Baik yang Bisa Diadopsi Kampung Lain

RW 1 Pucang Sewu Terapkan Larangan Parkir, Praktik Baik yang Bisa Diadopsi Kampung Lain

Rabu, 19 Agu 2026 18:46 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 18:46 WIB

NUSABARU - RW 1 Kelurahan Pucang Sewu, Kecamatan Gubeng, Kota Surabaya, menerapkan aturan larangan parkir kendaraan di jalan lingkungan. Kebijakan yang mulai…

Isa Iskandar Kembali Jabat Ketua SMSI Kota Surabaya Periode 2026-2029

Isa Iskandar Kembali Jabat Ketua SMSI Kota Surabaya Periode 2026-2029

Rabu, 19 Agu 2026 16:39 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 16:39 WIB

NUSABARU - Dalam Musyawarah Daerah (Musda) yang digelar di Horison Arcadia Heritage Rajawali Surabaya, pada Rabu (19/08/2026), Iskandar Pribowo kembali…

Semangat Fly Higher Warnai HUT Ke-65 Bank Jatim, Perkuat Langkah Menuju Transformasi Berkelanjutan

Semangat Fly Higher Warnai HUT Ke-65 Bank Jatim, Perkuat Langkah Menuju Transformasi Berkelanjutan

Rabu, 19 Agu 2026 10:39 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 10:39 WIB

NUSABARU - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 dengan rangkaian kegiatan yang dilaksanakan secara…

Siapkan Wilayah Anda, Lomba Kampung Pancasila Siap Digelar September 2026

Siapkan Wilayah Anda, Lomba Kampung Pancasila Siap Digelar September 2026

Selasa, 18 Agu 2026 20:31 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 20:31 WIB

NUSABARU - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersiap menggelar Lomba Kampung Pancasila mulai September hingga Desember 2026. Kompetisi ini akan melibatkan…

Bank Jatim Perkuat Sinergi dengan Dinas Pendidikan melalui PKS Layanan Jasa Perbankan

Bank Jatim Perkuat Sinergi dengan Dinas Pendidikan melalui PKS Layanan Jasa Perbankan

Selasa, 18 Agu 2026 11:31 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 11:31 WIB

NUSABARU - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) resmi memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui penandatanganan…

Gelar Upacara HUT RI ke 81, PKL SWK Deles Merr Ungkap Rasa Syukur Merdeka

Gelar Upacara HUT RI ke 81, PKL SWK Deles Merr Ungkap Rasa Syukur Merdeka

Senin, 17 Agu 2026 10:33 WIB

Senin, 17 Agu 2026 10:33 WIB

Upacara HUT RI ke 81 tak hanya dilakukan oleh instansi pemerintahan. Termasuk masyarakat ada juga yang memperingatinya.…