Dedeh Tiba-tiba Melahirkan Bayi Saat Hendak Buang air, "Saya Enggak Hamil"

author nusabaru.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi Melahirkan (sumber: pixabay.com)
Ilustrasi Melahirkan (sumber: pixabay.com)

i

pakrw.com - Dikutip dari kompas.com Seorang ibu di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat bernama Dedeh (33) keheranan dengan peristiwa yang terjadi pada dirinya.

Dedeh tiba-tiba melahirkan bayi saat hendak buang air. Padahal, ia tak merasakan tanda-tanda kehamilan. "Saya enggak hamil," kata dia. Bahkan, Dedeh masih menggunakan alat kontrasepsi IUD dan mengalami menstruasi teratur setiap bulan.

Peristiwa terjadi ketika perutnya terasa sakit pada Rabu (6/1/2021) pagi. Dikira sakit perut biasa, ia pun menuju ke kamar mandi untuk buang air besar. Berselang satu jam kemudian, Dedeh mengalami sakit perut untuk kedua kalinya. Dedeh lalu kembali ke kamar mandi untuk buang air lagi.

Betapa terkejutnya ia, sesosok bayi keluar dari rahimnya ketika Dedeh sedang berjongkok di kloset. "Saat itu bayi keluar di kloset. Saya kaget," kata Dedeh.

Bidan Desa Medanglayang, Kecamatan Panumbangan, Ciamis Kakay Karniawati menyebut peristiwa yang dialami Dedeh adalah hal yang sangat langka. "Ini jarang terjadi, keajaiban," ujar dia. Sebab, Dedeh masih menggunakan alat kontrasepsi IUD.

Menurutnya, kecil kemungkinan bagi seorang perempuan yang memakai alat kontrasepsi IUD untuk hamil. Ibu tiga anak itu juga masih mengalami menstruasi teratur. "Biasanya yang hamil tidak haid. Namun Bu Dedeh haid secara teratur," tutur Kakay. Kakay menyebut peristiwa yang dialami Dedeh adalah yang pertama terjadi di desanya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cerita Dedeh Tiba-tiba Melahirkan Bayi Saat Hendak Buang Air, Tak Merasa Hamil, Bidan Desa Sebut Keajaiban",

Berita Terbaru

RW 1 Pucang Sewu Terapkan Larangan Parkir, Praktik Baik yang Bisa Diadopsi Kampung Lain

RW 1 Pucang Sewu Terapkan Larangan Parkir, Praktik Baik yang Bisa Diadopsi Kampung Lain

Rabu, 19 Agu 2026 18:46 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 18:46 WIB

NUSABARU - RW 1 Kelurahan Pucang Sewu, Kecamatan Gubeng, Kota Surabaya, menerapkan aturan larangan parkir kendaraan di jalan lingkungan. Kebijakan yang mulai…

Isa Iskandar Kembali Jabat Ketua SMSI Kota Surabaya Periode 2026-2029

Isa Iskandar Kembali Jabat Ketua SMSI Kota Surabaya Periode 2026-2029

Rabu, 19 Agu 2026 16:39 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 16:39 WIB

NUSABARU - Dalam Musyawarah Daerah (Musda) yang digelar di Horison Arcadia Heritage Rajawali Surabaya, pada Rabu (19/08/2026), Iskandar Pribowo kembali…

Semangat Fly Higher Warnai HUT Ke-65 Bank Jatim, Perkuat Langkah Menuju Transformasi Berkelanjutan

Semangat Fly Higher Warnai HUT Ke-65 Bank Jatim, Perkuat Langkah Menuju Transformasi Berkelanjutan

Rabu, 19 Agu 2026 10:39 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 10:39 WIB

NUSABARU - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 dengan rangkaian kegiatan yang dilaksanakan secara…

Siapkan Wilayah Anda, Lomba Kampung Pancasila Siap Digelar September 2026

Siapkan Wilayah Anda, Lomba Kampung Pancasila Siap Digelar September 2026

Selasa, 18 Agu 2026 20:31 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 20:31 WIB

NUSABARU - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersiap menggelar Lomba Kampung Pancasila mulai September hingga Desember 2026. Kompetisi ini akan melibatkan…

Bank Jatim Perkuat Sinergi dengan Dinas Pendidikan melalui PKS Layanan Jasa Perbankan

Bank Jatim Perkuat Sinergi dengan Dinas Pendidikan melalui PKS Layanan Jasa Perbankan

Selasa, 18 Agu 2026 11:31 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 11:31 WIB

NUSABARU - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) resmi memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui penandatanganan…

Gempa M7,7 Guncang NTT, Gubernur Pastikan Jawa Timur Hadir dengan Dukungan Kemanusiaan

Gempa M7,7 Guncang NTT, Gubernur Pastikan Jawa Timur Hadir dengan Dukungan Kemanusiaan

Senin, 17 Agu 2026 14:54 WIB

Senin, 17 Agu 2026 14:54 WIB

NUSABARU – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan duka cita mendalam atas gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara T…