DPRD Surabaya Desak Standardisasi Ketat dan Mitigasi Program Makan Bergizi Gratis

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua DPRD Surabaya, Syaifuddin Zuhri
Ketua DPRD Surabaya, Syaifuddin Zuhri

i

NUSABARU – Menanggapi laporan kasus keracunan massal yang menimpa siswa sekolah di Surabaya, Ketua DPRD Kota Surabaya, Syaifuddin Zuhri, S.Sos., mendesak pemerintah kota untuk segera melakukan evaluasi total dan standardisasi terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Meski program ini merupakan kebijakan strategis yang baik, aspek keselamatan dan higienitas makanan kini menjadi sorotan utama.

Standardisasi Higienitas di Atas Sekadar "Bau dan Basi".

Syaifuddin menekankan bahwa kontrol kualitas makanan yang selama ini dilakukan oleh pihak sekolah perlu ditingkatkan. Selama ini, pemeriksaan oleh guru di sekolah seringkali hanya bersifat visual dan sensorik—seperti melihat apakah makanan basi atau mencium baunya.

"PR besarnya adalah apakah makanan yang tidak bau itu sudah pasti bebas racun? Standar higienis harus ditingkatkan. Kita butuh standardisasi kontrol agar kejadian serupa tidak terulang, termasuk mengevaluasi kemampuan dapur atau SPBG (Satuan Pelayanan Bergizi) sebagai pemasok," ujar Syaifuddin Zuhri.

DPRD Surabaya akan menginstruksikan Komisi D untuk segera melakukan koordinasi dengan dinas terkait dan melakukan sidak ke dapur-dapur pemasok makanan. Jika ditemukan indikasi kuat bahwa sumber keracunan berasal dari vendor tertentu, dewan menyarankan adanya penghentian sementara operasional pemasok tersebut untuk pemeriksaan medis dan laboratorium.

"Evaluasi itu wajib. Kita tidak ingin program yang tujuannya mulia ini justru menjadi momok menakutkan bagi orang tua dan anak-anak. Surabaya adalah Kota Layak Anak, maka keselamatan mereka adalah prioritas tertinggi," tegas ketua dewan.

Sebagai langkah mitigasi jangka pendek, dewan juga mendorong Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan untuk mengaktifkan kembali peran Unit Kesehatan Sekolah (UKS) secara maksimal. Hal ini penting untuk memberikan pertolongan pertama (First Aid) yang cepat jika terjadi keadaan darurat, terutama bagi sekolah-sekolah yang lokasinya jauh dari rumah sakit.

Selain teknis pengawasan, pemerintah juga diminta untuk melakukan langkah pemulihan trauma (trauma healing) bagi siswa. Perlu ada edukasi dan pembuktian nyata kepada siswa bahwa makanan yang mereka konsumsi selanjutnya benar-benar sehat dan aman.

"Kita harus memberikan dukungan agar anak-anak kembali yakin dan merasa aman. Jangan sampai ada ketakutan kolektif untuk mengonsumsi makanan bergizi karena insiden ini," tambah Syaifuddin. (Adv)

Berita Terbaru

Semangat Fly Higher Warnai HUT Ke-65 Bank Jatim, Perkuat Langkah Menuju Transformasi Berkelanjutan

Semangat Fly Higher Warnai HUT Ke-65 Bank Jatim, Perkuat Langkah Menuju Transformasi Berkelanjutan

Rabu, 19 Agu 2026 10:39 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 10:39 WIB

NUSABARU - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 dengan rangkaian kegiatan yang dilaksanakan secara…

Bank Jatim Perkuat Sinergi dengan Dinas Pendidikan melalui PKS Layanan Jasa Perbankan

Bank Jatim Perkuat Sinergi dengan Dinas Pendidikan melalui PKS Layanan Jasa Perbankan

Selasa, 18 Agu 2026 11:31 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 11:31 WIB

NUSABARU - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) resmi memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui penandatanganan…

Gempa M7,7 Guncang NTT, Gubernur Pastikan Jawa Timur Hadir dengan Dukungan Kemanusiaan

Gempa M7,7 Guncang NTT, Gubernur Pastikan Jawa Timur Hadir dengan Dukungan Kemanusiaan

Senin, 17 Agu 2026 14:54 WIB

Senin, 17 Agu 2026 14:54 WIB

NUSABARU – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan duka cita mendalam atas gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara T…

Gelar Upacara HUT RI ke 81, PKL SWK Deles Merr Ungkap Rasa Syukur Merdeka

Gelar Upacara HUT RI ke 81, PKL SWK Deles Merr Ungkap Rasa Syukur Merdeka

Senin, 17 Agu 2026 10:33 WIB

Senin, 17 Agu 2026 10:33 WIB

Upacara HUT RI ke 81 tak hanya dilakukan oleh instansi pemerintahan. Termasuk masyarakat ada juga yang memperingatinya.…

Upacara Hari Kemerdekaan RI, DPC PDIP Surabaya Siap Beri Bantuan ke Korban Gempa di NTT

Upacara Hari Kemerdekaan RI, DPC PDIP Surabaya Siap Beri Bantuan ke Korban Gempa di NTT

Senin, 17 Agu 2026 09:27 WIB

Senin, 17 Agu 2026 09:27 WIB

Selain itu yang menjadi fokus DPC PDIP Surabaya ke depan adalah memberikan bantuan bagi korban gempa di NTT…

Pekan QRIS Nasional 2026, Pemkot Surabaya Hadirkan Tarif Parkir Rp810

Pekan QRIS Nasional 2026, Pemkot Surabaya Hadirkan Tarif Parkir Rp810

Jumat, 14 Agu 2026 17:46 WIB

Jumat, 14 Agu 2026 17:46 WIB

NUSABARU - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memberikan tarif khusus parkir elektronik sebesar Rp810 untuk dua jam pertama selama Pekan QRIS Nasional 2026.…