Ansor Jatim Apresiasi Bea Cukai dan BNN Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Ganja

Reporter : Redaksi
Ketua GP Ansor Jatim, H. Musaffa Syafril

NUSABARU – Ketua PW GP Ansor Jawa Timur, Musaffa Safril, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bea Cukai Republik Indonesia dan Badan Narkotika Nasional (BNN) RI atas keberhasilan mengungkap penyelundupan 3.371,4 kilogram atau sekitar 3,37 ton bunga/pucuk ganja (marijuana) asal Thailand yang masuk melalui Pelabuhan Internasional Tanjung Priok.

Pengungkapan tersebut merupakan hasil operasi gabungan Bea Cukai dan BNN RI yang berhasil membongkar modus penyamaran (false concealment) dengan menyembunyikan narkotika di dalam koper dan gulungan matras lateks. Operasi yang dikembangkan hingga Gresik dan Purwakarta itu berhasil

Baca juga: Tanggapi Polemik HRS-Dudung, Habib Muda Jatim Ini Ajak Semua Pihak Bijak

mengamankan barang bukti 3,37 ton ganja yang diperkirakan menyelamatkan lebih dari 10 juta jiwa dari ancaman penyalahgunaan narkotika.

"Keberhasilan ini bentuk nyata penyelamatan jutaan anak bangsa dari ancaman narkotika. Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bea Cukai dan BNN RI atas kerja profesional, sinergis, dan tanpa kompromi dalam membongkar jaringan internasional ini," ujar Musaffa.

Baca juga: Polda Jatim Musnahkan 22,22 Kg Kokain, Tegaskan Komitmen Perang Lawan Narkoba

Menurutnya, perang melawan narkoba tidak boleh mengenal kompromi. Siapa pun yang menjadikan generasi muda sebagai sasaran bisnis haram narkotika adalah musuh bangsa. Karena itu, PW GP Ansor Jawa Timur mendukung penuh langkah aparat untuk memburu dan memutus seluruh mata rantai jaringan narkotika, dari pelaku lapangan hingga aktor intelektual di baliknya.

Musaffa juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya kader Ansor dan Banser, untuk memperkuat ketahanan sosial melalui edukasi dan kepedulian terhadap bahaya narkoba.

Baca juga: Narkoba Senilai Satu Miliar Rupiah Diungkap Polres Mojokerto Kota

 "Menjaga generasi dari narkotika adalah ikhtiar menjaga masa depan Indonesia. Tidak boleh ada ruang sedikit pun bagi bandar narkoba di negeri ini. Melindungi generasi bangsa adalah harga mati," tegasnya.

Editor : Redaksi

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru