NUSABARU - Menjelang momentum libur panjang Idulfitri 1447H, PT Jasamarga Surabaya Mojokerto (JSM) mulai melakukan langkah preventif dengan menggeber sejumlah pekerjaan pemeliharaan di ruas jalan tol.
Upaya ini dilakukan untuk memastikan kondisi infrastruktur tetap prima dan siap melayani lonjakan volume kendaraan saat arus mudik dan balik nanti.
Pekerjaan pemeliharaan ini mencakup tiga fokus utama yang tersebar di beberapa titik strategis ruas Tol Surabaya-Mojokerto:
1. Pekerjaan Overlay : Pekerjaan Scrapping Filling Overlay (SFO) atau pengelupasan dan pelapisan ulang aspal di KM 744+650 arah Mojokerto.
2. Perkerasan Bahu Jalan: Pekerjaan perkerasan bahu jalan di KM 713+400 arah Mojokerto untuk menunjang kondisi darurat.
3. Peningkatan Keamanan di Jalur Surabaya: Pemasangan three beam guardrail atau pagar pengaman jalan yang lebih kokoh di KM 715 hingga KM 746 arah Surabaya dan pemasangan Crash Cushion di Interchange Krian sebagai sarana tambahan untuk mengurangi fatalitas apabila ada benturan atau tabrakan.
Direktur Utama PT JSM, Hari Pratama menyampaikan bahwa seluruh rangkaian perbaikan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
“Keamanan dan kenyamanan pengguna jalan adalah prioritas utama kami, terutama saat menyambut momen sakral seperti IdulFitri. Pekerjaan pemeliharaan ini kami lakukan secara terencana dan terukur agar saat arus mudik nanti, masyarakat bisa melintas dengan tenang. Kami berkomitmen untuk menyelesaikan seluruh pengerjaan tepat waktu tanpa mengabaikan kualitas serta standar keselamatan yang ada”, ujar Hari.
Meski pengerjaan dikebut dan ditargetkan selesai sebelum H-10 Lebaran, PT JSM memastikan keamanan di lokasi proyek tetap terjaga dengan memasang rambu-rambu peringatan serta menyiagakan petugas pengatur lalu lintas.
Pengguna jalan diimbau untuk tetap waspada, mematuhi batas kecepatan, dan mengikuti arahan petugas saat melintasi area yang tengah dalam masa pemeliharaan. (Red)
Editor : Redaksi