Permudah Akses Donasi, BSI dan LAZISNU Jatim Perkuat Gerakan Koin NU Lewat QRIS

Reporter : Redaksi
Gerakan Koin NU lewat Qris

NUSABARU - Bank Syariah Indonesia (BSI) bersama Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Sedekah (LAZISNU) Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur menjalin kolaborasi strategis melalui Program Koin NU sebagai upaya memperkuat gerakan kemanusiaan dan pemberdayaan masyarakat.

Sinergi dalam pengembangan Program Koin NU ini melalui pemanfaatan layanan digital berbasis Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) yang disediakan BSI. Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses masyarakat dalam menyalurkan donasi secara mudah, aman, transparan, dan akuntabel.

Baca juga: Dukung Pemberdayaan Perempuan dan Digitalisasi, BSI Jalin Kemitraan Strategis dengan PP Nasyiatul Aisyiyah

Sebagai tahap awal, BSI menghadirkan sebanyak 1.500 titik Koin NU yang dilengkapi QRIS BSI di tiga wilayah, yakni Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Probolinggo, dan Kabupaten Lumajang. Melalui fasilitas tersebut, masyarakat dapat menyalurkan infak dan sedekah secara nontunai dengan proses yang lebih praktis dan transparan.

"Kehadiran QRIS BSI memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk berdonasi secara cepat, transparan, dan terpercaya,"ujar Wahsi Prasodjo, Islamic Ecosystem Business Solutions Manager RO XII Surabaya Bali Nusra, Jumat (03/07/2026).

Dirinya menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan wujud komitmen BSI dalam mendukung penguatan ekosistem filantropi syariah berbasis digital. Ia berharap inovasi ini dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan.

"Mari bersama wujudkan kepedulian melalui setiap donasi. Karena setiap kebaikan yang kita berikan, akan menjadi manfaat bagi sesama," ajaknya.

Baca juga: Nabung Haji Berhadiah Umrah, Bank Syariah Indonesia Umumkan 50 Orang Pemenang

Program ini diharapkan mampu memperkuat Gerakan Koin NU yang selama ini menjadi salah satu instrumen pemberdayaan masyarakat di lingkungan Nahdlatul Ulama. Dana yang terkumpul akan dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program sosial, pendidikan, kesehatan, penanggulangan bencana, hingga pemberdayaan ekonomi umat.

Ketua LAZISNU Jawa Timur, H Afif Amrullah, mengatakan bahwa Koin NU telah menjadi gerakan gotong royong masyarakat yang memberikan manfaat nyata bagi umat. Menurutnya, pemanfaatan teknologi digital merupakan langkah strategis untuk menjawab perkembangan zaman sekaligus memperluas jangkauan gerakan filantropi NU.

"Kehadiran QRIS BSI akan semakin memudahkan masyarakat untuk berinfak dan bersedekah tanpa dibatasi oleh cara pembayaran konvensional. Ini merupakan ikhtiar bersama untuk memperkuat budaya berbagi sekaligus meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat," ungkapnya.

Baca juga: Loyalitas Pagar Nusa hanya pada NU, Ini 9 Pesan Ketua PCNU Kota Surabaya

Afif menambahkan, kolaborasi antara LAZISNU Jawa Timur dan BSI diharapkan dapat menjadi model pengembangan filantropi digital yang mampu menjangkau lebih banyak kalangan, khususnya generasi muda yang telah terbiasa bertransaksi secara digital.

"Semoga sinergi ini menjadi pintu lahirnya lebih banyak program kemaslahatan yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Semakin mudah masyarakat berdonasi, semakin besar pula manfaat yang dapat kita hadirkan bagi mereka yang membutuhkan," pungkasnya. (Red)

Editor : Redaksi

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru