Budiman Diwajibkan Bayar Utang Rp 449 Juta, Jika Wanprestasi Bakal Dieksekusi

author nusabaru.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi Hutang Piutang
Ilustrasi Hutang Piutang

i

pakrw.com - Perkara utang piutang antara Endang Wahyu Riama (65) dan Budiman (55) di Pengadilan Negeri (PN) Kelas 1A Malang akhirnya sampai pada keputusan hakim.

Di mana dalam putusan Nomor 268/Pdt.G/2023/PN Mlg, majelis hakim yang diketuai Natalia Maharani, S.H., M. Hum, mengabulkan gugatan Penggugat, dalam hal ini Endang asal Surabaya dan memutuskan bahwa Budiman selaku tergugat telah melakukan Wanprestasi.

"Menyatakan Tergugat masih mempunyai tunggakan hutang kepada Penggugat sebesar Rp449.342.000,00 (Empat ratus empat puluh sembilan juta tiga ratus empat puluh dua ribu rupiah) dan menghukum Tergugat untuk membayar tunggakan hutangnya kepada Penggugat sebesar Rp449.342.000,00 (Empat ratus empat puluh sembilan juta tiga ratus empat puluh dua ribu rupiah) secara seketika dan sekaligus," demikian bunyi putusan yang dibacakan majelis hakim dalam persidangan yang terbuka untuk umum pada Kamis (21 Maret 2024).

Tak hanya itu, hakim juga menghukum Budiman asal Kota Batu itu untuk membayar biaya yang timbul dalam perkara ini Rp236.000,00 (Dua ratus tiga puluh enam ribu rupiah.

Pihak Endang melalui kuasa hukumnya, Fahd Thoricky, S.H., M.H., mengatakan, pihaknya bersyukur karena hakim sudah berlaku adil dan mengabulkan gugatan kliennya.

"Tinggal sekarang menunggu itikad baik Pak Budiman untuk melaksanakan putusan pengadilan ini dengan membayar utangnya kepada klien kami,"tegas pengacara muda yang akrab dipanggil Ricky ini, Kamis (2/5/2024).

Ia menambahkan bahwa kliennya sudah sabar menunggu selama 6 tahun atau sejak tahun 2018, agar Budiman membayar utangnya hingga akhirnya terjadilah gugatan di PN Malang ini.

"Total utang itu sebenarnya sebesar 481.442.000. Namun dalam enam tahun, oleh tergugat hanya dibayar Rp.32.100.000. Sehingga Pak Budiman mempunyai tunggakan hutang kepada
penggugatsebesar Rp.449.342.000 yang kini divonis pengadilan untuk dibayar,"tegas Ricky.

Terkait hal ini, Budiman sebagai tergugat mengatakan ketidakpuasannya atas putusan hakim.

"Dikatakan wanprestasi saya menolaknya, karena saya melakukan pembayaran dan niat terbaru untuk mengangsur ditolak. Putusan tersebut tidak adil karena tidak menanggapi niat baik saya (untuk membayar dengan cara mengangsur)," ucap Budiman, Selasa (7/5/2024).

Namun, Budiman mengakui jika dirinya memiliki sisa hutang sesuai dengan isi putusan hakim.

"Kalau punya sisa hutang sejumlah tersebut (Rp 449 juta), saya mengakuinya,"imbuh dia.

Budiman menegaskan, dirinya sengaja tak mengajukan banding atas putusan ini.

"Saya anggap percuma (banding). Kami hanya menunggu properti (saya) laku untuk penyelesaiannya," tukas Budiman lagi.

Terkait penjualan propertinya ini, Budiman mengatakan sebenarnya sudah ada peminatnya. "Tentang penjualan properti ini, sudah pernah diminati seseorang yang uang DP (uang muka)-nya juga sudah saya setorkan ke Bu Endang selaku penggugat. Sayangnya transaksi tersebut gagal dan tidak diteruskan karena pandemi," dalih Budiman.

Terpisah, saat dikonfirmasi, PN Malang melalui Humasnya, Yudi mengatakan, apabila tergugat dinyatakan bersalah oleh hakim dan diputus untuk melakukan pembayaran terhadap pihak penggugat, namun pihak tergugat tidak melakukan pembayaran, bakal ada upaya paksa.

"Kalau ada putusan pengadilan perdata, dia dinyatakan melakukan perbuatan melawan hukum itu ada poin-poinnya. Apakah dia membayar ganti rugi, atau membayar apa. Kalau itu tidak dilaksanakan, maka ada upaya paksa dari pengadilan. Entah upayanya itu eksekusi atau pengosongan,"tegas Yudi pada wartawan, Selasa (7/5/2024).

Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Minta Warga Segera Aktifkan Data DTSEN

Pemkot Surabaya Minta Warga Segera Aktifkan Data DTSEN

Senin, 13 Apr 2026 23:15 WIB

Senin, 13 Apr 2026 23:15 WIB

  NUSABARU - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengimbau warga segera melakukan pengecekan serta memperbarui dan mengonfirmasi Data Terpadu Sosial Ekonomi …

Belum Konfirmasi DTSEN, Pemkot Surabaya Tertibkan Data dan Tangguhkan Akses Layanan

Belum Konfirmasi DTSEN, Pemkot Surabaya Tertibkan Data dan Tangguhkan Akses Layanan

Senin, 13 Apr 2026 17:19 WIB

Senin, 13 Apr 2026 17:19 WIB

NUSABARU - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai menertibkan data warga yang belum melakukan konfirmasi mandiri dalam validasi Data Terpadu Sosial Ekonomi…

Gubernur Khofifah Lakukan _Groundbreaking_ Jalan Lingkar Kaldera Tengger dan Resmikan Sarana Air Bersih di TNBTS

Gubernur Khofifah Lakukan _Groundbreaking_ Jalan Lingkar Kaldera Tengger dan Resmikan Sarana Air Bersih di TNBTS

Senin, 13 Apr 2026 17:12 WIB

Senin, 13 Apr 2026 17:12 WIB

NUSABARU – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara resmi melaksanakan _groundbreaking_ penataan Jalur Lingkar Kaldera Tengger (JLKT) di Taman N…

Polres Pasuruan Ungkap Kasus Penyalahgunaan LPG Subsidi, Dua Tersangka Diamankan

Polres Pasuruan Ungkap Kasus Penyalahgunaan LPG Subsidi, Dua Tersangka Diamankan

Minggu, 12 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 14:06 WIB

NUSABARU – Polres Pasuruan Polda Jawa Timur mengungkap kasus dugaan penyalahgunaan LPG subsidi (Gas melon 3 Kg) di wilayah Kecamatan Purwosari, Kabupaten P…

HUT Ke 80 Muslimat NU, Gaungkan Semangat Kuatkan Perlindungan Hukum Bagi Perempuan dan Anak

HUT Ke 80 Muslimat NU, Gaungkan Semangat Kuatkan Perlindungan Hukum Bagi Perempuan dan Anak

Minggu, 12 Apr 2026 14:02 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 14:02 WIB

NUSABARU – Pada HUT ke 80 Muslimat NU, Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa mengukuhkan 400 paralegal Muslimat Nahdlatul Ulama s…

Surabaya Genjot Pembinaan Atlet, 40 Cabor Piala Wali Kota Jadi Ajang Seleksi Menuju Porprov 2027

Surabaya Genjot Pembinaan Atlet, 40 Cabor Piala Wali Kota Jadi Ajang Seleksi Menuju Porprov 2027

Sabtu, 11 Apr 2026 23:53 WIB

Sabtu, 11 Apr 2026 23:53 WIB

NUSABARU - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai mematangkan pembinaan atlet menuju ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Jawa Timur 2027. Melalui…