Bukan Urusan yang 'Bukan-bukan'

author nusabaru.id

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi (sumber: pixabay.com)
Ilustrasi (sumber: pixabay.com)

i

pakrw.com - Berangkat dari hitung-hitung, karena diera sirkulasi non-real perputaran potensi ekonomi dengan besaran yang signifikan memindah-mindah, menggabungkan sekaligus memecah menjadi partikel-partikel asset atau komoditas, memperpanjang dan memperumit rentetan sirkulasi arus uang, memperpanjang jenjang lika-liku modal dengan setting yang amat sangat kompleks.

Mereka, ya ! mereka yang terlalu berwenang itu membahasakan sekenario ini dengan bahasa grafik, angka yang bahkan Basis point. Angka dibelakang koma (titik dalam bahasa umum ekonometrik ) yang bahkan kurang dari penuh 1 (Satu).

Namun sungguh kesetaraannya didunia real ekonomi setara dengan (minimal) beribu-ribu nasi bungkus. Basis Point sebenarnya adalah 'titik' tipuan yang tidak berperasaan.

Dunia Basis Point pula yang turut memindah harga elpiji dengan harga spirtus, menukar sekapal biji Kopi dengan Kapal pengangkutnya, menukar Perusahaan Kertas dengan beratus juta lembar kertas berharga Rp. 10.000,- yang diproduksinya sendiri, jual-beli Tenaga Kerja meskipun personal yang diperdagangkan tak akan pernah bekerja. Just, Jual-Beli, namanya juga perdagangan, hanya urusan bisnis yang ada, (satu-satunya penting) mengeliminasi ruang untuk lainnya (ruang, kemasyarakatan, religius, moral, budaya, dll.).

Tidak ada yang tidak bisa dibeli, semua ada nilai uangnya. Disamping sebagai alat tukar, Uang bisa diperdagangkan, beli Uang dengan Uang adalah bisnis menggiurkan meskipun dengan resiko yang menegangkan setara dengan keasikan perselingkuhan yang mendebarkan.

Namun semuanya adalah omong kosong, jadi jangan dibaca. Namun apa boleh buat, kamu tentu telah membaca. Paling tidak menyaksikan tulisan, tata huruf, jika mungkin malah kamu telah meresapi paragraph diatas, yang ditulis tanpa pengertian pasti, karena jika bisa dan mudah ditebak, Ekonomi tidak menyisakan bagi siapapun untuk berdagang, tak boleh bagian siapapun, dijual (sengaja diperparah, biar dibaca).

Ekonomi skema sederhana, meredupkan nafsu Ber'Uang' makan. Bagaimanapun tulisan bukanlah tulisan jika tidak dibaca. Bukankah, bukan suara tanpa telinga. Jadi baca saja, jangan bertindak yang bukan-bukan, karena yang bukan-bukan itu bukan tindakan.

Tetap saja ini sekitar perkara yang bukan-bukan, bukankah realitas cuman marak dengan hal-hal yang bukan-bukan, hanya hal yang bukan-bukan itulah, harga dapat diatas nilai.

Bagaimana sehelai Dasi tanpa konsep fungsi yang jelas mengalahkan harga jas hujan, meski disaat musim yang sedang deras-derasnya. Sungguh Dia yang berspesialisasi dengan perkara yang bukan-bukan itulah aktor diskenario yang bukan-bukan.

Dunia 'bukan-bukan' untuk 'dia' mereka yang 'bukan-bukan'. Mereka yang telah bergabung menjadi Ndoro BEI.

Bukankah kamu masih membaca tulisan yang bukan-bukan ini. Jika tidak (meskipun ini tidak mungkin) kamu sedang mengabaikan sesuatu yang utama di lingkungan yang bukan-bukan.

Jika kamu bukan bagian dari yang bukan-bukan itu, kamu adalah makhluk kuno yang kurang layak untuk eksis di dunia yang hanya penuh dengan perkara yang bukan-bukan.

Jika tulisan ini hanya berkutat dengan perkara yang bukan-bukan, karena hal itulah satu-satunya perkara serius yang strategis.

Hanya Band SERIUS yang menyanyikan lagu bukan-bukan (Rocker juga Manusia, bukan yang lain), bukankah laku KERAS (istilah pengganti 'laris', tidak berarti laku dengan kekerasan).

Yang Bukan-bukan adalah penting. Yang bukan-bukan itulah sumber peluang. Selalu didalam hal yang bukan-bukan sesuatu yang strategis membuka kesempatan bagi kita. Jika ada kiat dasar dari kiat-kiat, tentu itu adalah sesuatu yang bukan–bukan saja.

Maka, jadilah seorang yang serius dengan perkara 'bukan-bukan' jika ingin beruntung mendapatkan keuntungan, dan berhasil memperoleh hasil. Selamat datang era BUKAN–BUKAN . Ucapkan Password untuk memasukinya (sesuatu yang kamu pikir kata yang bukan-bukan).

Tanyakan pada Ndoro B E I.

Berita Terbaru

Riyono Caping : Bawang Putih Bisa Swasembada, Impor Untungkan Petani Asing 

Riyono Caping : Bawang Putih Bisa Swasembada, Impor Untungkan Petani Asing 

Jumat, 06 Feb 2026 11:19 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 11:19 WIB

NUSABARU - Bahan pokok bawang putih sampai saat ini masih di penuhi 96% dari impor, hanya 4% produksi dalam negeri. Kebutuhan setiap tahun sekitar 700 ribu ton…

LBH Ansor Jatim Soroti Kasus Kuota Haji: Hukum Harus Lebih Terang dari Cahaya

LBH Ansor Jatim Soroti Kasus Kuota Haji: Hukum Harus Lebih Terang dari Cahaya

Jumat, 23 Jan 2026 11:21 WIB

Jumat, 23 Jan 2026 11:21 WIB

NUSABARU – Polemik hukum yang menyeret mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut), terkait pembagian kuota haji 2024 terus memantik diskusi hangat d…

Pemkot Surabaya Targetkan Legalitas 5.250 UMKM Secara Gratis di 2026

Pemkot Surabaya Targetkan Legalitas 5.250 UMKM Secara Gratis di 2026

Selasa, 20 Jan 2026 16:21 WIB

Selasa, 20 Jan 2026 16:21 WIB

NUSABARU - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopumdag) terus berkomitmen untuk mendorong…

Masih SMP, Raihan Mampu Ubah Limbah Kulit Bawang Bernilai Ekonomi

Masih SMP, Raihan Mampu Ubah Limbah Kulit Bawang Bernilai Ekonomi

Senin, 19 Jan 2026 18:14 WIB

Senin, 19 Jan 2026 18:14 WIB

NUSABARU - Kepedulian terhadap lingkungan mendorong Raihan Jouzu Syamsudin, siswa SMP Negeri 57 Surabaya, berinovasi mengolah limbah kulit bawang putih menjadi…

LBH Ansor Jatim Nilai Diskresi Kebijakan Mantan Menag Gus Yaqut tak Harus Masuk Pidana

LBH Ansor Jatim Nilai Diskresi Kebijakan Mantan Menag Gus Yaqut tak Harus Masuk Pidana

Selasa, 13 Jan 2026 17:03 WIB

Selasa, 13 Jan 2026 17:03 WIB

Kewenangan administratif yang bersumber langsung dari undang-undang, bukan diskresi bebas yang dapat dikriminalisas…

Ideks Satu Data Indonesia (SDI) Jawa Timur 2025 Melonjak Signifikan

Ideks Satu Data Indonesia (SDI) Jawa Timur 2025 Melonjak Signifikan

Selasa, 13 Jan 2026 16:55 WIB

Selasa, 13 Jan 2026 16:55 WIB

NUSABARU - Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Berdasarkan hasil Evaluasi Penyelenggaraan Satu Data…